Dinilai Tak Serius, DPRA Tunda Rapat Bahas LKPJ Gubernur

sumber foto: analisa

@analisadaily.com
@analisadaily.com

Banda Aceh, (Aceh Portal) - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) DKI menunda pelaksanaan rapat paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2016.

Penundaan tersebut dikarenakan DPRA menilai gubernur tidak serius dalam menyampaikan LKPJ 2015 ke dewan. Karenanya, Badan Musyawarah (Bamus) sepakat agar agenda tersebut ditunda sampai dengan pihak eksekutif dapat menyampaikan lebih baik kepada DPRA.

“Jadi dalam Banmus kita putuskan, rapat paripurna LKPJ Gubernur Aceh tahun 2015 ini kita tunda dulu,” kata Ketua DPRA, Tgk.Muharuddin di gedung dewan setempat, Jumat (22/4).

Rapat Badan Musyawarah guna membahas Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2017 sekitar pukul 09.00 Wib di Gedung DPRA. Rapat dibuka oleh Ketua DPRA, Tgk. Muharuddin dan Wakil Ketua II DPRA, Teuku Irwan Djohan, ST serta dihadiri 16 Anggota DPRA. Dalam Rapat ini pembahasan terkait agenda Laporan Kerja Pertanggung Jawaban Gubernur Aceh.

Menurut Muharuddin, DPRA menilai Gubernur Aceh terkesan tidak serius menyampaikan LKPJ tahun 2015. Beberapa kali diagendakan, namun gubernur tak kunjung hadir ke gedung dewan.

Sejumlah anggota DPRA kecewa ketidakhadiran gubernur pada rapat paripurna LKPJ Gubernur. Padahal, jadwal tersebut merupakan jadwal yang ditetapkan sendiri oleh pihak eksekutif. Sehingga Banmus memutuskan rapat Paripurna LKPJ Gubernur tahun 2015  ditunda dengan masa waktu yang belum ditentukan.

Muharuddin menyayangkan sikap yang dipertontonkan pihak Pemerintah Aceh hari ini. Setiap agenda menyangkut pembahasan yang berkaitan dengan eksekutif, bahkan termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA), gubernur dan Kepala SKPA kerap tidak hadir. Mereka selalu mengutus para staf dan bawahannya.

Dikatakan, selama ini DPRA banyak mengalah demi harmonisnya kinerja antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Aceh. Namun pihak eksekutif terkadang masih menganggap DPRA sebuah lembaga yang lemah.

Sumber: analisadaily.com

Komentar

Loading...