Agar Miliki Ciri Khas, Bawang Merah di Lhokseumawe Diarahkan Jadi Komoditas Andalan

Bawang Merah. Foto: Aceh Portal

Foto: Aceh Portal
Foto: Aceh Portal

Lhokseumawe, (Aceh Portal) -  Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Lhokseumawe bertekad bawang merah menjadi salah satu komoditas andalan bagi petani Lhokseumawe, pasalnya petani bawang merah Lhokseumawe telah mendapat pendampingan selama dua bulan dari tim teknis asal Brebes, Jawa Barat.

Untuk itu, Ketua KTNA Lhokseumawe HZ Rusli, Senin (18/4) berharap peran Pemko Lhokseumawe terutama Dinas Kelautan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) memberikan perhatian serius terutama menyangkut masalah kebutuhan air bagi petani maupun mesin cangkul tanah.

"Selama ini petani masih mengalami kendala terutama masalah kebutuhan air. Area pertanaman bawang merah di Lhokseumawe butuh sumur bor untuk penyiraman, selama ini yang diandalkan petani adalah air limbah dari rumah tangga. Begitu juga soal mesin cangkul," paparnya.

Saat ini sudah ada demplot bawang merah seluas 1,5 hektare di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, difasilitasi Bank Indonesia Lhokseumawe, termasuk dalam hal pengadaan bibit dan tim ahli dari Brebes tersebut.

Dan perkembangannya, menurut Rusli, lumayan bagus. "Mudah-mudahan demplot bawang merah yang difasilitasi Bank Indonesia itu bisa berhasil, sehingga gairah petani untuk budidaya bawang merah bisa berkelanjutan. Soalnya bawang merah menjadi salah satu komoditas yang memiliki pasar cukup prospektif di Aceh," ucapnya.

Oleh karena itu, dikatakannya lagi, pantas jika bawang merah diarahkan jadi salah satu komoditas andalan petani Lhokseumawe.

"Bila perlu Pemko Lhokseumawe juga melakukan pengembangan di desa lain, selain di Meuria Paloh. Tujuannya agar Lhokseumawe memiliki ciri khas, bisa menjadi penghasil bawang merah andalan di Aceh," jelasnya.

Sebab, tambah Rusli, Lhokseumawe tidak punya satu pun produk andalan, kendati peluang untuk mengembangkan produk-produk unggulan juga ada, hanya tidak ditangani secara serius.

Sumber: Medan Bisnis

Komentar

Loading...