Gempa di Ekuador Korban Tewas Jadi 233

Dampak gempa 6 SR di Kumamoto, Jepang (REUTERS/Kyodo)

Foto Ilustrasi Sidomi.com
Foto Ilustrasi Sidomi.com

Ekuador, (Aceh Portal)  - Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 7.4 SR yang mengguncang pantai tengah Ekuador terus bertambah. Presiden Ekuador Rafael Correa menyatakan jumlah korban tewas saat ini mencapai 233 orang.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (17/4/2016), Presiden Rafael Correa melalui akun twitternya mengungkapkan bahwa jumlah korban saat ini sudah mencapai 233 orang. Dalam laporan resmi sebelumnya, pemerintah Ekuador mengungkapkan bahwa 77 orang tewas dan lebih dari 600 orang terluka akibat gempa kuat itu.

Sementara itu, Wakil Presiden Jorge Glas menyebut peristiwa ini menjadi hal yang terburuk selama beberapa tahun terakhir.

"Gerakan seismik terburuk yang kita hadapi dalam beberapa dekade," sebut Wapres Jorge Glas.

Lokasi pusat gempa yang terjadi pada Sabtu (16/4) lalu berjarak 173 kilometer dari Ibu Kota Ekuador, Quito. Gempa terjadi pada pukul 6.58 waktu setempat dan getaran terasa selama kurang lebih 1 menit.

Di Kota Portoviejo, gempa menghancurkan sebagian besar rumah penduduk. Pasar di kota itu juga hancur. Kini hanya puing-puing yang tersisa dan bertebaran di sepanjang jalan.

"Kejadian itu sangat mengerikan, ini pertama kalinya saya merasakan gempa seperti ini," kata seorang warga, Bibi (57) kepada AFP.

"Saya pikir rumah saya akan runtuh," imbuhnya.

Di kota pelabuhan Guayaquil yang ditinggali lebih dari 2 juta penduduk, jembatan di kota itu runtuh. Rumah-rumah rusak parah dan banyak puing yang bertebaran.

Sementara itu, di bandara, para penumpang yang tengah menunggu penerbangan berhamburan keluar saat getaran terasa. Badan geofisika Ekuador menyatakan bahwa kerusakan cukup parah terjadi di sekitar pusat gempa.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada WNI yang ikut menjadi korban atas musibah tersebut.

Sumber: detik.com

Komentar

Loading...