Gubernur Berharap Jepang Sediakan Aceh Corner di Museum Inamura Nohinoyakata

foto: acehportal.com

foto: acehportal.com
foto: acehportal.com

Banda Aceh, (Aceh Portal) - Gubernur Wakayama, Jepang, Yoshibu Nisaka, Minggu (17/4) meresmikan Japan Corner yang terletak di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh. Japan Corner sebagai tindak lanjut kerja sama antara Museum Tsunami Aceh dengan Museum Tsunami Wakayama di Jepang.

Dalam kegiatan itu turut hadir Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi, GM Manager Museum Tsunami Aceh, Tommy Mulya Hasan, sedankan dari perwakilan Jepang Wali Kota Hirokawa, Toshiki Nishioka, President of Eria, Hidetoshi Nishimura, dan pejabat Provinsi Wakayama lainnya.

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah menyambut baik kehadiran Gubernur Wakayama, Yoshibu Nisaka karena mau datang meresmikan secara langsung Japan Corner di Museum Tsunami Aceh.

“Ini sebuah kebanggaan bagi kita rakyat Aceh, karena Gubernur Yoshibu Nisaka berkenan meresmian Japan Corner yang merupakan sebuah ruang khusus untuk mengenang bencana tsunami Jepang 11 Maret 2011 silam di Mesium tsunami Aceh,”ujar Gubernur yang diwakili oleh Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi.

Japan Corner merupakan sebuah tempat galeri yang menampilkan kejadian tsunami di Wakayama Jepang dan budayanya serta memamerkan tentang profil Hamaguchi Goryo.

Lebih lanjut, Gubernur berharap dengan adanya Japan Corner ini merupakan langkah awal dari kerja sama yang dibangun, juga berharap kepada Pemerintah Jepang untuk menyediakan Aceh Corner di Museum Inamura Nohinoyakata.

“Dengan kehadiran Japan Corner, pengunjung bisa mendapatkan lebih banyak informasi tentang bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Jepang,”pungkasnya.

Dia juga menjelaskan, hingga saat ini dukungan Pemerintah Jepang bagi Aceh masih berlanjut. Salah satunya, untuk revitalisasi museum tsunami Aceh agar masyarakat dapat belajar berbagai isu tentang kebencanaan.

Selain itu, tambahnya, kita pun tengah merancang program pertukaran pegawai museum antara Aceh dan Wakayama. Dengan demikian proses berbagi pengetahuan antara Jepang dan Aceh terkait kebencanaan berjalan dengan baik,”ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Wakayama, Yoshibu Nisaka menjelaskan, bahwa Hamaguchi Goryo merupakan seorang kepala kampung di daerah Hirokawa yang berhasil menyelamatkan seluruh warganya dari terjangan tsunami yang terjadi pada 5 November 1854.

“Penyelamatan dilakukan dia dengan cara membakar lumbung padi di bukit sehingga membuat warga melarikan diri ke arah itu saat tsunami waktu itu,”ujar Gubernur Wakayama itu dalam kuliah umumnya di Museum Tsunami Aceh.(adi)

Komentar

Loading...