Warga Gampong Kulee Tuntut Ganti Rugi Lahan Pembagunan Pabrik Semen

Warga Gampong Kulee unjuk rasa @acehportal.com

Warga Gampong Kulee unjuk rasa @acehportal.com
Warga Gampong Kulee unjuk rasa @acehportal.com

Pidie, (Aceh Portal) - Masyarakat Gampong Kulee, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, meminta PT. Samana Citra Agung untuk segera membayar ganti rugi lahan yang akan dijadikan lokasi pembagunan Pabrik Semen Indonesia Aceh.

Hal itu disampaikan ratusan masyarakat Gampong Kulee, saat melakukan aksi unjuk rasa di lokasi pembagunan pabrik semen Indonesia di kawasan Bukit Talak Dasanah Gampong Kulee, Sabtu (16/4).

“Kami melakukan aksi ini hanya menuntut ganti rugi atas lahan kami yang akan dibagun pabrik semen bertaraf Internasional itu,”ungkap Tgk. Abdurrahman, Salah satu tokoh masyarakat setempat.

Hingga saat ini, kata Abdurrahman, masyarakat yang tanahnya masuk dalam kawasan pembagunan pabrik semen itu belum mendapatkan ganti rugi sama sekali dari PT. Samana Citra Agung.

Menurut dia, ada sekitar 1000 hektar lebih lahan pertanian milik warga diserobot oleh PT. Samana Citra Agung tanpa membayar ganti rugi. “Kami selaku masyarakat lemah ini meminta ganti rugi kepada PT tersebut. Kalau tidak juga di bayar maka kami akan memperjuangkannya meskioun harus mati,”pungkasnya.

“Tanah itu milik masyarakat, tapi tidak diganti rugi sama sekali oleh PT. Samana Citra Agung. Oleh karena itu, jika lahan milik warga belum dibayar, maka pihak warga akan menghentikan untuk sementara pengerjaan pembagunan pabrik Semen tersebut,”tegasnya.

Untuk itu, Kita berharap PT. Samana Citra Agung segera membayar ganti rugi lahan milik warga Gampong Kulee, sehingga pembagunan pabrik semen itu tetap berjalan.

Sementara perwaklian dari PT. Samana Citra Agung, Taufik yang saat itu sedang berada di lokasi mengatakan, untuk sementara pihaknya akan menunda dulu pekerjaan pembangunan pabrik semen lantaran warga menggelar unjuk rasa dilokasi pengerjaan.

"Untuk menghormati warga, kita tunda sementara pengerjaannya dan persoalan ini akan kita sampaikan kepimpinan di Banda Aceh,"katanya.(aju)

Komentar

Loading...