Sabang Targetkan Produksi Cengkeh 900 Ton

cengkeh @Int

cengkeh @Int
cengkeh @Int

Sabang, (Aceh Portal) - Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kota Sabang pada tahun 2016 menargerkan produksi cengkeh 900 ton atau meningkat 150% dibandingkan tahun 2015 yang hanya 352 ton.

Kepala DP3K Kota Sabang Syarbini Yusuf di Sabang, Kamis (14/4) mengatakan, Pulau Weh sejak dulu terkenal dengan produksi cengkeh terus berupaya mengembalikan kejayaannya dan kini luas tanaman tersebut 2.565 hektare.

Menurutnya, semua tanaman cengkeh tersebut tidak termasuk ke dalam hutan lindung dan itu murni lahan perkebunan yang dikelola oleh masyarakat secara individual.

"Jadi, tanaman cengkeh itu terdiri dari tanaman belum menghasilkan (TBM) 541 hektare, tanaman menghasilkan (TM) 610 hektare dan paling luas itu tamanan rusak (TR) 1.414 hektare," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk meningkatkan produksi cengkeh di Pulau Weh pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait di Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat. Dan pada tahun ini akan melakukan penanaman kembali kebun-kebun cengkeh yang rusak.

"Tahun 2016 ini kita akan merehap kebuh cengkeh yang rusak itu bantuan dari APBA 100 hektare, APBN 100 hektare, ditambah lagi program DP3K Sabang seluas 350 hektare. Keseluruhan kebun cengkeh yang akan rehap pada tahun 2016 ini 550 hektare," ujarnya.

Lanjutnya, pohon cengkeh itu dalam setahun hanya sekali panen. Hasil panennya pun bervariasi sangat tergantung pada kualitas pohon dan usianya.

"Rata-rata perbatangnya bisa menghasilkan 8-15 kilogram, pohon cengkeh yang sudah menghasilkan itu usianya sudah lima tahun," imbuhnya.

Dia juga mengakui, masalah yang dihadapi petani cengkeh adalah serangan hama jenis lundi (Holotricia helleri) yang biasanya menyerang dari akar.

"Pohon cengkeh yang diserang hama itu mengering dan ujung-ujung mati. Untuk mencegah hama tersebut kami juga sudah menjalin komunikasi dengan UPTD Proteksi Perkebunan Aceh," katanya.

Sumber: MedanBisnis

Komentar

Loading...