Dua Pegawai Kemenkumham Aceh Positif Narkoba

ilustrasi sabu @int
ilustrasi sabu @int

Banda Aceh (Aceh Portal) - Dua pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh dinyatakan positif narkoba setelah melakukan tes urine yang dilakukan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Berdasarkan tes urine yang dilakukan BNN Aceh, ada dua pegawai yang positif narkoba," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Suwandi di Banda Aceh, Kamis.

Tes urine dilakukan secara mendadak dan diikuti puluhan pegawai Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, termasuk pejabat eselon, staf, kepala lembaga permasyarakatan, kepala rumah tahanan dan kepala cabang rumah tahanan seluruh Aceh.

Dua pegawai yang positif narkoba tersebut, kata dia, seorang positif menggunakan ganja dan seorang lagi positif mengonsumsi obat terlarang jenis sabu-sabu.

"Dua pegawai yang positif narkoba berdasarkan tes urine tersebut merupakan pejabat dan staf. Sedangkan tiga orang lagi sedang diselidiki karena hasil tes urine karena terindikasi mengonsumsi obat penenang. Mungkin, mereka mengonsumsi obat medis, tapi diselidiki dulu," kata dia.

Terkait dua pegawai yang positif narkoba, Suwandi menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenkumham RI di Jakarta.

"Kami akan mendalami temuan dua pegawai yang positif narkoba ini, termasuk berkoordinasi dengan pusat. Apakah nanti mereka diproses atau direhabilitasi, tergantung hasil penyelidikan," kata dia.

Suwandi menyebutkan tes urine yang dilakukan tersebut dalam rangka membangun komitmen Kemenkumham untuk menghindari peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sendiri.

"Tes urine ini berdasarkan perintah Menteri Hukum dan HAM. Di mana seluruh pegawai maupun pejabat Kemenkumham di seluruh Indonesia harus bebas narkoba," ungkap Suwandi.

Sumber: Antara

Komentar

Loading...