11 Pelaku Pengedar Sabu Ditangkap Polisi

Ilustrasi (Foto : Merdeka.com)
Ilustrasi (Foto : Merdeka.com)

Bireuen, (Aceh Portal). Aparat Polres Bireuen menangkap 11 pelaku peredaran dan penggunaan narkoba dalam rangkaian penyelidikan yang dilakukan di wilayah Bireuen, Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, Rabu (6/4) dinihari.

Kapolres Bireuen AKBP M Ali Kadhafi SIK melalui Kasat Narkoba Ipda Rahmat, Kamis (7/4) mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan terjadi transaksi narkoba di Desa Cot Iju, Kecamatan Peusangan.

Di sebuah rumah di Cot Iju, tim Opsnal Satres Narkoba Polres Bireuen sekitar pukul 01.00 WIB menangkap Bak (46), dan MRS bin Tar (23) keduanya warga Desa Cot Iju serta Suh bin Dah (25) warga Desa Nicah, Kecamatan Peusangan.

Dari ketiga pelaku itu disita barang bukti 34 paket narkotika jenis sabu-sabu seberat 3,47 gram, satu pipet sendok sabu-sabu dan satu kotak rokok Dji Sam Soe. “Ketiganya lalu diinterogasi untuk pengembangan kasus,” ucap Ipda Rahmat.

Dari pengembangan yang dilakukan, kemudian ditangkap Af bin Abd alias Sinek (25) warga Desa Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Pengedar sabu-sabu ini ditangkap di depan Masjid Geureugok, Gandapura, sekitar pukul 05.30 WIB.

“Dari pelaku ini disita barang bukti dua paket sedang sabu-sabu seberat 1,84 gram, satu paket besar sabu-sabu seberat 5,20 gram, lalu dilakukan penggeledahan di tambak milik pelaku disita dua sepeda motor dan tiga telepon seluler,” jelasnya.

Selanjutnya, dilakukan pengembangan dan sekitar pukul 06.30 WIB di Desa Teumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, polisi menangkap Saf bin Sul (29) warga Desa Kuta Blang, Lhokseumawe.

Dari pelaku ini diamankan barang bukti delapan paket kecil sabu-sabu seberat 1,63 gram. Lalu dilakukan pengembangan lagi sehingga ditangkap Mah alias Makyed (36) warga Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara.

Dari Mah alias Makyed disita barang bukti tiga paket kecil sabusabu seberat 0,48 gram. Lalu satu bal plastik kecil untuk mengemas sabu-sabu. Dua bal plastik sedang untuk mengemas sabu-sabu. Satu bal plastik besar untuk mengemas sabu-sabu.

Barang bukti lainnya satu unit timbangan digital merk ACL warna putih oranye, satu buah dompet coklat, dua telepon seluler, satu tas sandang, dua batang pipet air mineral, satu sendok terbuat dari kertas, empat plastik bening sisa sabu-sabu dan satu gunting warna hitam.

Di rumah tempat Makyed ditangkap, polisi turut menangkap empat orang lainnya diduga pengguna sabu-sabu. Empat pemakai sabu itu adalah RM (26), Nah bin MN (28), DA bin Buyung (20) ketiganya warga Desa Teumpok Teungoh, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Seorang lainnya AR bin Syah (23) warga Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

“Semua pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Bireuen untuk penyidikan lebih lanjut,” demikian Kasat Narkoba Ipda Rahmat.

Sumber: analisa

Komentar

Loading...