800 Ribu Kendaraan di Aceh Tak Bayar Pajak

sumber foto poskotanews

sumber foto poskotanews
sumber foto poskotanews

Aceh Portal, Lhokseumawe - Sebanyak 800 ribu kendaraan mulai roda dua, roda empat dan lebih tidak membayar pajak dari 1,5 juta unit kendaraan yang ada di Provinsi Aceh pada tahun 2015.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh (DPKA)  diwakili Kepala UPTD Wilayah IV DPKA Aceh, T Imran ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan sosialisasi kegiatan sensus pendataan kendaraan, Selasa (5/4) di aula kantor Camat Banda Sakti, yang diikuti para kepala desa dan petugas sensus.

Kegiatan sensus tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh dengan tujuan untuk melakukan pendataan kendaraan yang beredar di Aceh. Sensus seyogyanya dilangsungkan pada tahun 2015, namun karena anggaran tidak mencukupi baru dapat dilaksanakan di tahun 2016 ini.

Imran mengatakan, tujuan sensus dilaksanakan untuk mendapatkan data kendaraan yang valid di Aceh. Kalau selama ini, jumlah kendaraan bermotor roda dua, roda empat dan lebih yang membayar pajak hanya sekitar 700 ribu unit, yang lainnya tidak membayar pajak.

Keberadaan kendaraan yang tidak membayar pajak itu sejauh ini masih dipertanyakan apakah masih ada di Aceh atau dalam kondisi rusak dan kendaraan sudah mutasi ke luar daerah.

Setelah pendataan dilakukan seluruh Aceh, nanti akan lahir sebuah kebijakan Pemerintah Aceh terhadap kendaraan yang tidak membayar pajak selama ini. Yang lebih penting, dari pendataan ini akan diketahui pasti jumlah kendaraan yang berada di Kota Lhokseumawe dan seluruh Aceh pada umumnya.

Sementara Camat Banda Sakti, Bakhtiar SE dalam sambutannya mengharapkan pada kepala desa dapat memberikan dukungan kepada petugas sensus kendaraan di masing masing desa, agar kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

Para petugas yang melaksanakan tugas pendataan juga diminta untuk berhati-hati dalam bertugas serta dapat memberikan pemahaman yang benar tentang kegiatan sensus tersebut

Sumber: analisa

Komentar

Loading...